Pemetaan Kualitas Udara Menggunakan Integrasi K-Means dan Random Forest Berbasis Data Sentinel-5P

Authors

  • Muhammad Ridwan Politeknik Kampar
  • Fenty Kurnia Oktorina Teknik Infomatika, Politeknik Kampar
  • Hanifah Khairiah Teknik Pengolahan Sawit, Politeknik Kampar
  • Fajril Akbar Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/TEKNOSI.v12i2.2026.222-230

Keywords:

Sentinel-5P, K-Means, Random Forest, Kualitas Udara, Google Search Engine

Abstract

Kualitas udara merupakan salah satu indikator penting dalam pengelolaan lingkungan, namun ketersediaan data hasil pengukuran lapangan masih terbatas pada banyak wilayah, termasuk Kabupaten Kampar. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebaran spasial polutan atmosfer, memetakan kualitas udara menggunakan integrasi metode K-Means dan Random Forest, serta mengidentifikasi kontribusi masing-masing parameter polutan terhadap pembentukan kelas kualitas udara. Penelitian memanfaatkan data Sentinel-5P Level-3 periode Januari–Desember 2025 yang diolah melalui Google Earth Engine (GEE). Lima parameter atmosfer yang digunakan meliputi nitrogen dioksida (NO2), karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), ozon (O3), dan Aerosol Index (AI). Metode K-Means digunakan untuk membentuk pseudo-label melalui proses clustering, kemudian hasilnya digunakan sebagai data pelatihan pada algoritma Random Forest untuk menghasilkan peta kualitas udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas udara di Kabupaten Kampar terbagi ke dalam tiga kelas, yaitu kelas rendah sebesar 45 persen, kelas sedang 44 persen, dan kelas tinggi 11 persen. Wilayah dengan kualitas udara tinggi terkonsentrasi di bagian selatan Kabupaten Kampar, terutama Kecamatan Kampar Kiri Hulu dan sekitarnya. Analisis feature importance menunjukkan bahwa CO dan Aerosol Index merupakan parameter yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pembentukan kelas kualitas udara, diikuti oleh O3, NO2, dan SO2. Selain itu, distribusi spasial kelas kualitas udara tinggi menunjukkan kesesuaian dengan beberapa lokasi kejadian kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2025. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi K-Means dan Random Forest berbasis data Sentinel-5P berpotensi menjadi alternatif pemetaan kualitas udara pada wilayah yang memiliki keterbatasan stasiun.

References

J. J. Hilly et al., “Review of scientific research on air quality and environmental health risk and impact for PICTS,” Science of The Total Environment, vol. 942, p. 173628, Sep. 2024, doi: 10.1016/j.scitotenv.2024.173628.

E. Nur, B. A. Seno, and R. Hidayanti, “Risiko Gangguan Kesehatan Masyarakat Akibat Pajanan PM10 di Kota Padang,” Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, vol. 20, no. 2, pp. 97–103, Oct. 2021, doi: 10.14710/jkli.20.2.97-103.

K. Kusmiyati, N. T. Kambuno, P. Selasa, and F. W. F. Waangsir, “Pengaruh Paparan Pencemar Udara Terhadap Stres Oksidatif: Sistematik Review,” J. Ilmu Lingk., vol. 20, no. 3, pp. 628–636, Jul. 2022, doi: 10.14710/jil.20.3.628-636.

Fo. Abulude, Ia. Abulude, Sd. Oluwagbayide, Sd. Afolayan, and D. Ishaku, “Air Quality Index: a Case of 1-Day Monitoring in 253 Nigerian Urban and Suburban Towns,” J geovis spat anal, vol. 6, no. 1, p. 5, Jun. 2022, doi: 10.1007/s41651-022-00100-6.

K. Ashraf, Y. M. Park, M. H. E. M. Browning, J. Wang, R. Wang, and K. Lee, “Examining the joint effect of air pollution and green spaces on stress levels in South Korea: using machine learning techniques,” International Journal of Digital Earth, vol. 17, no. 1, p. 2372321, Dec. 2024, doi: 10.1080/17538947.2024.2372321.

M. Amin et al., “A review of particulate matter (PM) in Indonesia: trends, health impact, challenges, and options,” Environ Monit Assess, vol. 197, no. 1, p. 11, Dec. 2024, doi: 10.1007/s10661-024-13426-z.

T. S. Anggraini, H. Irie, A. D. Sakti, and K. Wikantika, “Machine learning-based global air quality index development using remote sensing and ground-based stations,” Environmental Advances, vol. 15, p. 100456, Apr. 2024, doi: 10.1016/j.envadv.2023.100456.

Z. Mushtaq et al., “Satellite or ground-based measurements for air pollutants (PM2.5, PM10, SO2, NO2, O3) data and their health hazards: which is most accurate and why?,” Environ Monit Assess, vol. 196, no. 4, p. 342, Apr. 2024, doi: 10.1007/s10661-024-12462-z.

C. Vigouroux et al., “TROPOMI–Sentinel-5 Precursor formaldehyde validation using an extensive network of ground-based Fourier-transform infrared stations,” Atmos. Meas. Tech., vol. 13, no. 7, pp. 3751–3767, Jul. 2020, doi: 10.5194/amt-13-3751-2020.

N. Das, A. Katyal, P. Dutta, P. Aggarwal, P. P.S., and K. Vincent, “Sensor Networks for Real-Time Air Quality Monitoring in Smart Cities,” in 2025 International Conference on Automation and Computation (AUTOCOM), Dehradun, India: IEEE, Mar. 2025, pp. 421–425. doi: 10.1109/AUTOCOM64127.2025.10957338.

S. Du, H. Wei, D. Y. Lee, Z. Hu, and S. Pan, “Graph-Based Physics-Guided Urban PM2.5 Air Quality Imputation with Constrained Monitoring Data,” ACM Trans. Sen. Netw., p. 3734869, May 2025, doi: 10.1145/3734869.

M. Santoso et al., “Assessment of Urban Air Quality in Indonesia,” Aerosol Air Qual. Res., vol. 20, pp. 2142–2158, 2020, doi: 10.4209/aaqr.2019.09.0451.

A. S. Mihaita, L. Dupont, O. Chery, M. Camargo, and C. Cai, “Evaluating air quality by combining stationary, smart mobile pollution monitoring and data-driven modelling,” Journal of Cleaner Production, vol. 221, pp. 398–418, Jun. 2019, doi: 10.1016/j.jclepro.2019.02.179.

J. Hofman et al., “Air Quality Sensor Networks for Evidence-Based Policy Making: Best Practices for Actionable Insights,” Atmosphere, vol. 13, no. 6, p. 944, Jun. 2022, doi: 10.3390/atmos13060944.

R. G. Atallah, N. S. Hasanah, F. Azna, D. A. Sopiana, A. Nurcahya, and T. S. Anggraini, “Analisis Pengaruh Angin Muson Terhadap Distribusi PM2.5 Dan Implikasinya Pada Penyebaran Penyakit,” Geography, vol. 14, no. 1, p. 139, Apr. 2026, doi: 10.31764/geography.v14i1.37406.

M. Dede, “Estimasi Perubahan Kualitas Udara Berbasis Citra Satelit Penginderaan Jauh Di Sekitar PLTU Cirebon,” Jambura Geosci. Rev., vol. 2, no. 2, pp. 78–87, Jun. 2020, doi: 10.34312/jgeosrev.v2i2.5951.

I Gusti Ayu Nandia Lestari and I Komang Agus Ady Aryanto, “Peningkatan Akurasi Klasifikasi Kualitas Udara melalui Oversampling dengan Metode Support Vector Machine dan Random Forest,” JSI, vol. 18, no. 1, pp. 1–9, Nov. 2023, doi: 10.30864/jsi.v18i1.596.

E. Mustika Sari, C. Sabila, R. Fakhrizal Adam, and R. Kurniawan, “Analisis dan Prediksi Indeks Kualitas Udara Jakarta: Penerapan Algoritma XGBoost,” TEKNOSI, vol. 11, no. 2, pp. 161–169, Sep. 2025, doi: 10.25077/TEKNOSI.v11i2.2025.161-169.

F. Akbar, Rafiqah, and D. W. S. Nirad, “Implementasi Dashboard Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Umum XYZ dengan Fitur Clustering, Forecasting dan Outlier Detection,” TEKNOSI, vol. 11, no. 2, pp. 170–177, Sep. 2025, doi: 10.25077/TEKNOSI.v11i2.2025.170-177.

A. Firmansyah, M. F. Syahidin, and Y. S. Triana, “Prediksi Kebakaran Hutan Berdasarkan Titik Panas dan Iklim Menggunakan Algoritma Random Forest,” TEKNOSI, vol. 10, no. 2, pp. 145–155, Sep. 2024, doi: 10.25077/TEKNOSI.v10i2.2024.145-155.

Google Earth Engine, “Sentinel-5P Data Catalog.” Jan. 2026. [Online]. Available: https://developers.google.com/earth-engine/datasets/catalog/sentinel-5p?

Submitted

2026-07-08

Accepted

2026-08-13

Published

2026-08-23

How to Cite

[1]
M. Ridwan, F. Kurnia Oktorina, H. Khairiah, and F. Akbar, “Pemetaan Kualitas Udara Menggunakan Integrasi K-Means dan Random Forest Berbasis Data Sentinel-5P”, TEKNOSI, vol. 12, no. 2, pp. 222–230, Aug. 2026.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.