Perancangan Platform Securities Crowdfunding Syariah Terintegrasi dengan Ekosistem Bank Digital Berbasis Rapid Application Development
DOI:
https://doi.org/10.25077/TEKNOSI.v12i2.2026.402-410Kata Kunci:
Fintech Syariah, Perancangan, Rapid Application Development (RAD), Securities Crowdfunding, Kepatuhan SyariahAbstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun terus menghadapi kesenjangan pendanaan akibat kendala agunan pada institusi perbankan konvensional. Bersamaan dengan itu, kebangkitan bank digital syariah menawarkan peluang inklusi keuangan yang masif. Akan tetapi, platform yang ada saat ini mengalami masalah "app-switching", di mana bank sangat bergantung pada integrasi pihak ketiga untuk instrumen investasi daripada menyediakan solusi pendanaan sektor riil secara internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan merancang "Jago Modal", sebuah sistem Securities Crowdfunding (SCF) berbasis mobile yang diusulkan sebagai usulan platform terintegrasi pada Bank Jago Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Rapid Application Development (RAD), dengan menerjemahkan aturan keuangan Islam dan regulasi nasional ke dalam aturan bisnis komputasi yang ketat. Arsitektur sistem memodelkan integrasi akad syariah khususnya Mudharabah (bagi hasil), Musyarakah (kemitraan), dan Wadiah Yad Dhamanah (titipan) sebagai fondasi kebutuhan fungsional yang mendasari perancangan Unified Modeling Language (UML) dan Business Process Model and Notation (BPMN). Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prototype aplikasi yang mampu memitigasi risiko hukum dan operasional dari platform SCF yang standalone, serta memberikan solusi permodalan UMKM yang mematuhi prinsip syariah, sekaligus memberdayakan nasabah bank digital dengan peluang investasi langsung tanpa hambatan.Referensi
Pemerintah Indonesia, “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” no. 086507, pp. 1–121, 2021.
H. R. Ummah, A. Sonjaya, and J. Jamaludin, “Sharia fintech: Crowdfunding as MSMEs financing,” Al-Muamalat J. Ekon. Syariah, vol. 11, no. 1, pp. 115–136, 2024, doi: 10.15575/am.v11i1.28808.
T. T. H. Tambunan, UMKM Di INDONESIA: Perkembangan, Kendala, dan Tantangan. Prenada, 2021. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=tLteEAAAQBAJ
Bank Indonesia Institute, “Ekonomi dan Keuangan Digital Konsep dan Implementasi di Indonesia,” 2025. [Online]. Available: https://www.bi.go.id/id/bi-institute/publikasi/Pages/Ekonomi-dan-Keuangan-Digital-Konsep-dan-Implementasi-di-Indonesia.aspx
M. H. Maulana, M. D. Ruhamak, and D. R. Putro, “Pengaruh Ekonomi Digital dan Inovasi Produk Terhadap Pendapatan UMKM Kota Kediri (Studi Pada UMKM Penerima Bantuan Modal Kota Kediri),” JoEMS (Journal Educ. Manag. Stud., vol. 8, no. 3, pp. 107–119, 2025, doi: 10.32764/joems.v8i3.1498.
G. Dorfleitner, L. Hornuf, M. Schmitt, and M. Weber, “The Fintech Market in Germany,” SSRN Electron. J., 2017, doi: 10.2139/ssrn.2885931.
D. W. Arner, J. N. Barberis, and R. P. Buckley, “The Evolution of Fintech: A New Post-Crisis Paradigm?,” SSRN Electron. J., 2015, doi: 10.2139/ssrn.2676553.
Otoritas Jasa Keuangan, “POJK Nomor 57/POJK.04/2020 Tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi,” no. 281, pp. 1–87, 2020.
S. Bradford, “Crowdfunding And The Federal Securities Laws,” Columbia Bus. Law Rev., pp. 1–150, 2012, [Online]. Available: http://digitalcommons.unl.edu/lawfacpubhttp://digitalcommons.unl.edu/lawfacpub/119
J. Rochet, J. Tirole, and I. D. E. Industrielle, “TWO-SIDED MARKETS,” 2003.
Otoritas Jasa Keuangan, “Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 16/POJK.04/2021 Tentang Perubahan Atas POJK Nomor 57/POJK.04/2020 Tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi,” no. 193, pp. 1–18, 2021.
M. R. Fachruddin, A. Tajrid, and B. Heradhyaksa, “Regulation of Investor Protection of Information Technology-Based Shar'iah Crowdfunding Services in Indonesia from the Perspective of Shari’ah Economic Law,” Electron. J. Educ. Soc. Econ. Technol., vol. 5, no. 2, pp. 13–21, 2024, doi: 10.33122/ejeset.v5i2.194.
Kefi Miftachul Ulum, Maulida Khairunnisa, Rangga Suganda, Rodhotun Nimah, and Fahmi Makraja, “Sustainable Funding: Comparative of Standar Screening Securities Crowdfunding and Capital Markets,” Int. J. Islam. Financ., vol. 2, no. 1, pp. 1–18, 2024, doi: 10.14421/ijif.v2i1.2247.
A. K. Ocktavia and S. Al Ayubi, “the Existence of Maqashid Syariah Principles on Fintech Islamic Securities Crowdfunding (I-Scf) (Study At Pt. Shafiq Digital Indonesia),” Al-Infaq J. Ekon. Islam, vol. 1, no. 1, p. 15, 2024, doi: 10.32507/ajei.v1i1.2664.
S. Fazelpour and M. DeArteaga, “Diversity in sociotechnical machine learning systems,” Big Data Soc., vol. 9, no. 1, 2022, doi: 10.1177/20539517221082027.
R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner’s Approach. McGraw-Hill Education, 2020. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=Enn2zQEACAAJ
A. R. A. D. Macenning and R. Burhamzah, “Fintech Driven Financial Inclusion and Digitalization: Insight from INDONESIA’s Emerging Market (2020-2025),” J. Manaj. dan Kewirausahaan | ISSN, vol. 2, no. 4, pp. 3031–1195, 2025, [Online]. Available: https://abadiinstitute.org/index.php/JUMAWA/article/view/383
K. C. Laudon and J. P. Laudon, Managing the Digital Manajemen Information System. 2010.
A. B. H. W. D. T. Dennis, SYSTEMS ANALYSIS & DESIGN An Object-Oriented Approach with UML. 2023.
C. Shields et al., “User-Centered Design of A Novel Risk Prediction Behavior Change Tool Augmented With an Artificial Intelligence Engine (MyDiabetesIQ): A Sociotechnical Systems Approach (Preprint),” 2021, JMIR Publications Inc. doi: 10.2196/preprints.29973.
Y. Yudhanto, S. A. Susilo, and W. Sulandari, “Design and Development of UI/UX on Company Profile Web with Design Thinking Method,” 2022. doi: 10.1109/APICS56469.2022.9918714.
C. Binder, C. Neureiter, and A. Luder, Towards a domain-specific information architecture enabling the investigation and optimization of flexible production systems by utilizing artificial intelligence, vol. 123, no. 1–2. Springer London, 2022. doi: 10.1007/s00170-022-10141-2.
J. Togni, “Development of an Inclusive Educational Platform Using Open Technologies and Machine Learning: A Case Study on Accessibility Enhancement,” pp. 1–14, 2025, [Online]. Available: http://arxiv.org/abs/2503.15501
M. F. Rozi, H. Siregar, Y. A. Hambali, and R. Rasim, “Rancang Bangun Sistem Manajemen Akademik Mahasiswa Berbasis Mobile Multiplatform Menggunakan Flutter,” J. Komput. Teknol. Inf. Sist. Inf., vol. 4, no. 2, pp. 459–468, 2025, doi: 10.62712/juktisi.v4i2.436.
R. Reich, M. Sahami, and J. M. Weinstein, System Error: Where Big Tech Went Wrong and How We Can Reboot, vol. 74, no. 1. 2022. doi: 10.56315/pscf3-22reich.
A. S. Sadr, R. Tavallaee, and M. A. A. Kazemi, “Enterprise Architecture Maturity Assessment of Research Laboratory Management Systems,” J. Payavard Salamat, vol. 16, no. 1, pp. 1–9, 2022, [Online]. Available: https://www.scopus.com/inward/record.uri?partnerID=HzOxMe3b&scp=85136229029&origin=inward
M. A. Mohamed, A. N. Dirie, A. B. Mohamud, M. A. Farah, and A. A. Nur, “A bibliometric study on cryptocurrency crowdfunding and Islamic finance for advancing Shariah-compliant FinTech,” Discov. Sustain., vol. 7, no. 1, 2026, doi: 10.1007/s43621-025-02349-5.
Ascarya, Akad dan Produk Bank Syariah. 2011.
A. S. Rusydiana, “Developing Islamic Financial Technology In Indonesia Aam,” Hasanuddin Econ. Bus. Rev., vol. 2, no. 2, pp. 123–141, 2018, doi: 10.26487/hebr.v.
M. Todorof, “Shariah-compliant FinTech in the banking industry,” ERA Forum, vol. 19, no. 1, pp. 1–17, 2018, doi: 10.1007/s12027-018-0505-8.
DSN-MUI, “Penawaran Efek Syariah Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah (Islamic Securities Crowd Funding),” Dewan Syariah Nas. – Majelis Ulama Indones., no. 19, pp. 2013–2015, 2021.
DSN-MUI, “Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No: 117/DSN-MUI/II/2018 Tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah,” p. 14, 2018.
DSN-MUI, “Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI No. 02/DSN-MUI/IV/2000 tentang Tabungan,” Himpun. Fatwa DSN MUI, p. hlm. 3-4, 2000, [Online]. Available: https://putusan3.mahkamahagung.go.id/peraturan/detail/11eae902a2281240bc5d313434363530.html
DSN-MUI, “Fatwa Dewan Syari’ah Nasional NO: 08/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Pembiayaan Musyarakah,” Himpun. Fatwa DSN MUI, pp. 2–4, 2000, [Online]. Available: http://mui.or.id/wp-content/uploads/files/fatwa/07-Mudharabah.pdf
DSN-MUI, “Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No. 07/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Pembiayaan Mudharabah (Qiradh),” Himpun. Fatwa DSN MUI, p. 5, 2000.
M. Ali Maulidi, “Analisa Penerapan Sharia Compliance Securities Crowdfunding (Studi Kasus Fundex Platform),” J. War. Ekon., vol. 7, no. 1, pp. 219–232, 2024, [Online]. Available: https://jim.unisma.ac.id/index.php/jwe/article/view/24626/18527
Unduhan
Telah diserahkan
Diterima
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta untuk artikel ini ditransfer ke Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi (TEKNOSI) jika dan ketika artikel diterima untuk publikasi. Yang bertanda tangan di bawah ini dengan ini mentransfer setiap dan semua hak di dalam dan ke kertas termasuk tanpa batasan semua hak cipta untuk TEKNOSI. Yang bertanda tangan di bawah ini dengan ini menyatakan dan menjamin bahwa makalah tersebut asli dan bahwa ia adalah pembuat makalah, kecuali untuk bahan yang secara jelas diidentifikasi sebagai sumber aslinya, dengan pemberitahuan izin dari pemilik hak cipta jika diperlukan. Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa ia memiliki kekuatan dan wewenang untuk membuat dan melaksanakan penugasan ini.
Kami menyatakan bahwa:
- Makalah ini belum diterbitkan dalam bentuk yang sama di tempat lain.
- Makalah ini tidak akan dikirimkan di tempat lain untuk publikasi sebelum penerimaan/penolakan oleh Jurnal ini
- Izin hak cipta diperoleh untuk materi yang diterbitkan di tempat lain dan yang memerlukan izin ini untuk reproduksi.
Selanjutnya, Saya/kami dengan ini mentransfer hak publikasi yang tidak terbatas dari makalah yang disebutkan di atas secara keseluruhan kepada TEKNOSI. Transfer hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mendistribusikan artikel, termasuk cetak ulang, terjemahan, reproduksi foto, mikroform, bentuk elektronik (offline, online) atau reproduksi lain yang serupa.
Penulis yang sesuai menandatangani dan menerima tanggung jawab untuk merilis materi ini atas nama setiap dan semua penulis bersama. Perjanjian ini harus ditandatangani oleh setidaknya salah satu penulis yang telah memperoleh persetujuan dari rekan penulis jika berlaku. Setelah pengajuan perjanjian ini ditandatangani oleh penulis yang sesuai, perubahan kepengarangan atau dalam urutan penulis yang tercantum tidak akan diterima.
Hak / Syarat dan Ketentuan yang dipertahankan :
- Penulis memiliki semua hak kepemilikan dalam setiap proses, prosedur, atau artikel manufaktur yang dijelaskan dalam Karya ini.
- Penulis dapat mereproduksi atau mengotorisasi orang lain untuk mereproduksi karya ini atau karya turunannya untuk penggunaan pribadi penulis atau untuk penggunaan perusahaan, dengan ketentuan bahwa sumber dan menyatakan hak cipta dimiliki TEKNOSI, salinan tidak digunakan dengan cara apa pun yang menyiratkan pengesahan TEKNOSI atas suatu produk atau layanan dari pihak mana pun, dan salinannya sendiri tidak ditawarkan untuk dijual.
- Meskipun penulis diizinkan untuk menggunakan kembali semua atau sebagian dari karya ini dalam karya lain, ini tidak termasuk mengabulkan permintaan pihak ketiga untuk mencetak ulang, menerbitkan ulang, atau jenis penggunaan ulang lainnya.











