Systematic Literature Review: Optimasi Keputusan Pada Monitoring Kesehatan Hutan Menggunakan Metode Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis (MOORA)

Penulis

  • Ari Andrianti Program Studi Sistem Informasi, Universitas Jambi
  • Willy Bima Alfajri Program Studi Sistem Informasi, Universitas Jambi
  • Miranty yudistira Program Studi Sistem Informasi, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.25077/TEKNOSI.v12i1.2026.113-125

Kata Kunci:

MOORA, Systematic Literature Review, Decision Support System, Foresh Health Monitoring, Environmental Management

Abstrak

Monitoring kesehatan hutan merupakan komponen krusial dalam upaya pengelolaan hutan yang berkelanjutan, khususnya di tengah meningkatnya tekanan akibat deforestasi, degradasi lahan, dan perubahan iklim. Kompleksitas ekosistem hutan menyebabkan proses pengambilan keputusan tidak dapat hanya didasarkan pada satu indikator, melainkan memerlukan pendekatan yang mampu mengakomodasi berbagai kriteria biofisik, lingkungan, dan sosial secara simultan. Oleh karena itu, metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) banyak digunakan dalam sistem pendukung keputusan di bidang kehutanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis penerapan metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) dalam optimasi pengambilan keputusan pada monitoring kesehatan hutan dan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Proses SLR meliputi perumusan pertanyaan penelitian, strategi pencarian literatur, penetapan kriteria inklusi dan eksklusi, penilaian kualitas studi, serta sintesis hasil penelitian secara naratif. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, Scopus, dan OpenAlex terhadap artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2021–2026. Hasil seleksi menunjukkan bahwa metode MOORA banyak diterapkan dalam sistem pendukung keputusan lingkungan dan sumber daya alam, terutama untuk pemeringkatan alternatif dan penentuan prioritas pengelolaan hutan dan lahan. Secara umum, MOORA dinilai efektif dalam menghasilkan keputusan yang objektif, konsisten, dan mudah diinterpretasikan, baik sebagai metode tunggal maupun dikombinasikan dengan pendekatan lain seperti AHP, ORESTE, dan GIS. Namun demikian, sebagian besar penelitian masih bersifat studi kasus dengan cakupan wilayah terbatas dan belum mengembangkan indikator kesehatan hutan yang terstandarisasi. Temuan ini menunjukkan adanya peluang penelitian lanjutan untuk pengembangan model monitoring kesehatan hutan berbasis MOORA yang lebih komprehensif dalam mendukung environmental management dan kebijakan pengelolaan hutan berkelanjutan.

Referensi

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Status Hutan dan Kehutanan Indonesia. Jakarta: KLHK; 2020.

KLHK. Deforestasi Indonesia Tahun 2021–2022. Jakarta: Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan; 2023.

Prasetyo Y, Nugroho A. Sistem pendukung keputusan dalam pengelolaan sumber daya hutan. Jurnal Hutan Tropis. 2019;7(2):123–131.

Setiawan B, Handayani R. Penerapan metode multi-criteria decision making (MCDM) dalam penilaian kondisi lingkungan. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. 2020;7(4):789–796.

Kurniawan D, Sari DP. Analisis perbandingan metode pengambilan keputusan multikriteria pada bidang lingkungan. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi). 2018;2(3):45–52.

Rahman A, Fitriani E. Tantangan pengambilan keputusan multikriteria pada pengelolaan hutan. Jurnal Sylva Lestari. 2021;9(1):14–24.

Siregar VMM, Tambubolon MR. Sistem pendukung keputusan prioritas rehabilitasi hutan menggunakan metode MOORA. Jurnal

Teknologi dan Sistem Informasi. 2021;7(3):233–241.

Wibowo A, Santoso B. Integrasi MOORA dan AHP untuk penilaian kualitas lingkungan. Jurnal Informatika. 2020;14(2):101–109.

Hidayat R, Pramono GH. Pemanfaatan GIS dan MOORA dalam pengambilan keputusan lingkungan. Jurnal Penginderaan Jauh. 2019;16(1):55–63.

Ariawan K, Nugraha R. Systematic literature review sebagai metode penelitian dalam bidang teknologi informasi. Jurnal Ilmiah Informatika. 2020;5(2):67–75.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Pembangunan Kehutanan Berkelanjutan di Indonesia. Jakarta: Bappenas; 2021.

M. J. Page, J. E. McKenzie, P. M. Bossuyt, I. Boutron, T. C. Hoffmann, C. D. Mulrow, et al., “The PRISMA 2020 statement an updated guideline for reporting systematic reviews,” BMJ, vol. 372, pp. 1–9, 2021.

D. Tranfield, D. Denyer, and P. Smart, “Towards a methodology for developing evidence informed management knowledge by means of systematic review,” British Journal of Management, vol. 14, no. 3, pp. 207–222, 2003, doi: 10.1111/1467-8551.00375.

Y. H. Siregar, M. Badri, N. Asyiqin, S. A. Galasca, and F. Rahman, “A multi-criteria decision support system for prioritizing forest and land rehabilitation using MOORA and ORESTE,” Big Data Computing Journal, vol. 3, no. 1, pp. 31–38, 2025, doi:10.55537/bigint.v3i1.1056.

I. Nuriati, B. S. Ginting, and Y. Maulita, “Sistem pendukung keputusan pemilihan jenis tanaman pangan berdasarkan kondisi tanah dengan metode MOORA,” in Proc. Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), 2021, pp. 286–293.

M. Simaremare, A. F. Boy, and D. Setiawan, “Penerapan metode MOORA menentukan kualitas tanaman bibit kopi terbaik,” Jurnal Sistem Informasi TGD, vol. 1, no. 5, pp. 616–624, 2022.

S. D. Bangun, S. Ramadani, and H. Khair, “Sistem pendukung keputusan pemilihan lahan pertanian yang tepat untuk meningkatkan hasil panen cabai menggunakan metode MOORA,” Jurnal Informatika Kaputama, vol. 4, no. 2, pp. 241–249, 2020.

A. M. H. Pardede and L. A. N. Kadim,“Sistem pendukung keputusan pemilihan lahan pertanian yang tepat untuk tanaman jagung menggunakan metode MOORA,” in Proc. Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), 2021.

E. Amanda, “Decision support system in land selection for rubber tree planting using the MOORA method,”

International Journal of Health, Engineering and Technology, vol. 1, no. 2, pp. 1–12, 2022.

Nurwati, W. Ramdhan, and D. Maharani, “Penentuan kualitas karet berdasarkan divisi menggunakan metode MOORA,” Journal of Science and Social Research, vol. 5, no. 1, pp. 1–4, 2022.

B. Andika, A. F. Boy, Saniman, and G. K. Sitepu, “Sistem pendukung keputusan pemilihan bibit kelapa sawit menggunakan metode MOORA,” Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD, vol. 6, no. 2, pp. 668–677, 2023.

E. T. Mezquida, R. G. Gavilán, and A. Rubio, “Local environmental factors drive understory plant richness and composition in an isolated relict Scots pine forest in the central Iberian Peninsula,” Plant and Soil, 2025, doi:10.1007/s11104-024-06487-9.

L. Henckel et al., “Different stakeholder-based forest management scenarios facilitate balancing conservation and production in the bioeconomy,” SSRN Preprint, 2025.

Y.-H. Hu, D. J. Johnson, Z.-H. Sun, L.-M. Gao, H.-D. Wen, K. Xu, H. Huang, W.-W. Liu, M. Cao, Z.-W. Song, and P. G. Kennedy, “Selection dictates the distance pattern of similarity in trees and soil fungi across forest ecosystems,” Fungal Diversity, 2024.

M. V. Piazza, L. I. Perez, S. B. Cozza, and L. D. Lopez, “Gleditsia triacanthos invasion effects on microbial carbon dynamics in native and planted forest microcosms,” Soil Ecology, 2026.

A. Bricca, F. M. Tardella, and A. Catorci, “Multi-faceted short-term dynamics of plant understory across forest regeneration stages,” Vegetation Ecology and Diversity, vol. 62, 2025, doi:10.3897/ved.157888.

H. Yang, C. Pan, Y. Wu, S. Qing, Z. Wang, and D. Wang,

“Response of understory plant species richness and tree regeneration to thinning in Pinus tabuliformis plantations in northern China,” Forest Ecosystems, vol. 10, p. 100105, 2023, doi:10.1016/j.fecs.2023.100105.

A. Montagnoli et al., “Modulation of growth and development of tree roots in forest ecosystems,”

Frontiers in Plant Science, vol. 13, art. 850163, 2022, doi:10.3389/fpls.2022.850163.

V. Lanta et al., “Multifaceted diversity changes reveal community assembly mechanisms during early stages of post-logging forest succession,” Plant Ecology, vol. 224, no. 3, pp. 335–347, 2023, doi:10.1007/s11258-023-01306-4

S. J. B. Robinson et al., “Soil microbial community responses to active and passive restoration of selectively logged Bornean tropical forest,” Frontiers in Microbiology, vol. 16, art. 1570294, 2025, doi:10.3389/fmicb.2025.1570294.

V. John, A. Gupta, S. Aggarwal, K. S. Sidhu, K. Joshi, and O. Gupta, “Random forest (RF) assisted and support vector machine (SVM) algorithms for performance evaluation of EDM interpretation,” Machine Intelligence for Research and Innovations, 2023.

F. F. Coestra, J. P. Sari, and B. Pasaribu, “Sistem pendukung keputusan pemilihan tanaman hortikultura berdasarkan karakteristik lahan menggunakan metode MOORA (studi kasus: Kabupaten Kepahiang),” Jurnal Rekursif, vol. 12, no. 1, 2024.

P. R. Pradana Twenty One and S. Pertiwi, “Sistem pendukung keputusan untuk optimasi pemilihan tanaman hortikultura pada lahan pertanian,” Jurnal Keteknikan Pertanian, vol. 11, no. 2, pp. 175–192, 2023, doi:10.19028/jtep.011.2.175-192.

A. Nabila, Y. Elva, and N. Pohan, “Sistem pendukung keputusan pemilihan jenis tanaman pangan berdasarkan kondisi tanah dengan metode MOORA,” Jurnal Sintika: Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Sistem Komputer, vol. 1, no. 2, pp. 54–66, 2025.

M. I. Maulana, M. Walid, and B. A. Umam, “Algoritma random forest untuk memprediksi jenis tanaman berdasarkan peramalan cuaca dan lingkungan,” Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, vol. 4, no. 2, pp. 101–110, 2024.

V. John, A. Gupta, S. Aggarwal, K. S. Sidhu, K. Joshi, and O. Gupta, “Random forest (RF) assisted and support vector machine (SVM) algorithms for performance evaluation of EDM interpretation,” Machine Intelligence for Research and Innovations, 2023.

M. Seyhan, “Evaluating the factors influencing the sustainable refrigerant selection by fuzzy decision making approach,” Journal of Sustainable Construction Materials and Technologies, vol. 9, no. 1, pp. 45–59, 2024, doi:10.47481/jscmt.1390474.

J. Pang, K. Bai, Y. A. Solangi, C. Magazzino, and K. Ayaz, “Examining the role of digitalization and technological innovation in promoting sustainable natural resource exploitation,” Resources Policy, vol. 92, p. 105036, 2024, doi:10.1016/j.resourpol.2024.105036.

Unduhan

Telah diserahkan

22-01-2026

Diterima

04-05-2026

Diterbitkan

06-05-2026

Cara Mengutip

[1]
A. Andrianti, W. Bima Alfajri, dan M. yudistira, “Systematic Literature Review: Optimasi Keputusan Pada Monitoring Kesehatan Hutan Menggunakan Metode Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis (MOORA)”, TEKNOSI, vol. 12, no. 1, hlm. 113–125, Mei 2026.

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.