Aksesibilitas User Experience Web Conten Penyandang Disabilitas Kognitif dengan Metode Double Diamond
DOI:
https://doi.org/10.25077/TEKNOSI.v11i3.2025.282-293Kata Kunci:
Aksesibilitas Digital, Disabilitas Kognitif, Desain Inklusif, user experience, low-fidelity wireframe, User interfaceAbstrak
Aksesibilitas digital merupakan aspek krusial dalam pengembangan teknologi yang inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas kognitif. Namun, masih banyak platform digital yang belum mempertimbangkan kebutuhan khusus kelompok ini, yang menyebabkan kesulitan dalam mengakses informasi dan menggunakan layanan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dialami oleh penyandang disabilitas kognitif dalam menggunakan platform digital serta merancang user interface yang lebih ramah dan inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah double diamond, yang terdiri dari empat tahap: discover, define, develop, dan deliver. Sebanyak 15 partisipan penyandang disabilitas kognitif terlibat dalam proses pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Data dianalisis dan diolah ke dalam bentuk empathy map, user needs & pain points, hingga menghasilkan desain interface dalam bentuk low-fidelity wireframe dan User interface final visual. Desain ini diuji secara visual kepada partisipan untuk mendapatkan tanggapan awal dan validasi kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi kesulitan membaca teks panjang, bingung saat tidak ada petunjuk langkah, sulit membedakan elemen visual, serta kebingungan akibat absennya pesan kesalahan. Desain akhir mengadopsi prinsip-prinsip Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) dan praktik User experience (UX) inklusif yang berhasil menjawab kebutuhan tersebut. Partisipan memberikan respon positif terhadap tampilan yang lebih sederhana, visual, dan informatif, yang mampu meningkatkan kemandirian mereka dalam menggunakan aplikasi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan desain digital inklusif serta menegaskan pentingnya keterlibatan pengguna disabilitas dalam proses desain berbasis empati.Referensi
L. Xia, S. Baghaie, and S. Mohammad Sajadi, “The digital economy: Challenges and opportunities in the new era of technology and electronic communications,” Ain Shams Eng. J., vol. 15, no. 2, p. 102411, 2024, doi: https://doi.org/10.1016/j.asej.2023.102411.
H. Lin and Q. Chen, “Artificial intelligence (AI) -integrated educational applications and college students’ creativity and academic emotions: students and teachers’ perceptions and attitudes,” BMC Psychol., vol. 12, no. 1, p. 487, 2024, doi: 10.1186/s40359-024-01979-0.
J. Su, Y. Wei, S. Wang, and Q. Liu, “The impact of digital transformation on the total factor productivity of heavily polluting enterprises,” Sci. Rep., vol. 13, no. 1, p. 6386, 2023, doi: 10.1038/s41598-023-33553-w.
L. Wan, Y. Fang, N. Ban, G. Cheng, and G. Huang, “Digital transformation, international competition and productivity progress: evidence from Health Silk Road,” Ind. Manag. Data Syst., vol. 125, no. 3, pp. 945–968, Jan. 2025, doi: 10.1108/IMDS-04-2024-0350.
S. Li and Y. Tian, “How Does Digital Transformation Affect Total Factor Productivity: Firm-Level Evidence from China,” Sustain., vol. 15, no. 12, 2023, doi: 10.3390/su15129575.
A. Pirni and F. Lucivero, “The ‘robotic divide’and the framework of recognition: re-articulating the question of fair access to robotic technologies,” Law, Innov. Technol., vol. 5, no. 2, pp. 147–171, 2013.
J. L. Friedman and G. C. Norman, “The Norman/Friedman Principle: Equal Rights to Information and Technology Access,” Tex. J. CL CR, vol. 18, p. 47, 2012.
P. Haniko, B. I. Sappaile, I. P. Gani, J. W. Sitopu, A. Junaidi, and D. Cahyono, “Menjembatani Kesenjangan Digital: Memberikan Akses ke Teknologi, Pelatihan, Dukungan, dan Peluang untuk Inklusi Digital,” J. Pengabdi. West Sci., vol. 2, no. 05, pp. 306–315, 2023.
O. M. Anwas, “Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi pada pesantren rakyat Sumber Pucung Malang,” J. Pendidik. Dan Kebud., vol. 21, no. 3, pp. 207–220, 2015.
L. F. Zai, A. B. Ndraha, S. A. Mendrofa, and P. Lahagu, “Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Lolofitu Moi,” JMBI UNSRAT (Jurnal Ilm. Manaj. Bisnis dan Inov. Univ. Sam Ratulangi)., vol. 10, no. 3, pp. 2158–2179, 2023.
A. Ayalon and N. Aharony, “Digital literacy among junior and high school students in crisis times,” J. Librariansh. Inf. Sci., vol. 57, no. 2, pp. 376–389, 2025.
W. Kristanto, A. Syamsudin, and L. Hendrowibowo, “Student Engagement and Digital Literacy in Knowledge Acquisition in Seamless Learning.,” Ubiquitous Learn. An Int. J., vol. 18, no. 1, 2025.
J. Yang, Q. Shen, X. Tong, and P. Mukhopadhaya, “The impact of digital literacy in enhancing individuals’ health in China,” BMC Public Health, vol. 25, no. 1, p. 364, 2025.
E. Gkiolnta, D. Roy, and G. F. Fragulis, “Challenges and ethical considerations in implementing assistive technologies in healthcare,” Technologies, vol. 13, no. 2, p. 48, 2025.
D. B. Olawade, O. A. Bolarinwa, Y. A. Adebisi, and S. Shongwe, “The role of artificial intelligence in enhancing healthcare for people with disabilities,” Soc. Sci. Med., vol. 364, p. 117560, 2025.
M. C. DHUHA and A. P. ASTUTIK, “Media pembelajaran digital yang aksesibel untuk Mahasiswa Berkebutuhan Khusus (MBK) menuju lingkungan pembelajaran inklusif,” Learn. J. Inov. Penelit. Pendidik. Dan Pembelajaran, vol. 5, no. 1, pp. 92–105, 2025.
S. D. Poerwanti, S. Makmun, and A. D. Dewantara, “Jalan panjang menuju inklusi digital bagi penyandang disabilitas di Indonesia,” J. Urban Sociol., vol. 1, no. 1, pp. 44–55, 2024.
Y. Shi, Y. Xu, and A. Hu, “Affordance Design for Mitigating Digital Vulnerability in Smart Tourism,” Int. J. Tour. Res., vol. 27, no. 3, p. e70060, 2025.
M. Jonsson, C. Gustavsson, J. Gulliksen, and S. Johansson, “How have public healthcare providers in Sweden conformed to the European Union’s Web Accessibility Directive regarding accessibility statements on their websites?,” Univers. Access Inf. Soc., vol. 24, no. 1, pp. 449–462, 2025.
A. McCosker, J. Tucker, and J. Kennedy, “Digitally skilled but socially disadvantaged: Enabling digital capabilities in low-income families,” Convergence, vol. 31, no. 2, pp. 616–633, 2025.
M. Segal, O. Lens, and A. Gur, “Perspectives on Social Work in the Digital Age,” Ethics Soc. Welf., pp. 1–19, 2025.
S. Rahmatunnisa, D. Andika Sari, I. Iswan, M. Bahfen, and F. Rizki, “Study Kasus Kemandirian Anak Down Syndrome Usia 8 Tahun,” EDUKIDS J. Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 17, no. 2, pp. 96–109, 2020.
P. Acosta-Vargas, B. Salvador-Acosta, L. Salvador-Ullauri, W. Villegas-Ch, and M. Gonzalez, “Accessibility in native mobile applications for users with disabilities: A scoping review,” Appl. Sci., vol. 11, no. 12, 2021, doi: 10.3390/app11125707.
D. P. Yulianda, “TA: Perancangan Desain UI/UX Website Penjualan Ramah Lansia dan Anak-Anak dengan Metode Design Thinking (Studi Kasus Toko Nuk).” Universitas Dinamika, 2025.
A. N. Muttaqin, M. D. H. Sandy, and M. Lubis, “PENERAPAN LAW OF UX DALAM ANALISIS DESAIN ANTARMUKA APLIKASI SHOPEE,” J. Ris. Sist. Inf. dan Teknol. Inf., vol. 7, no. 2, pp. 775–787, 2025.
P. W. Ndari et al., Ergonomi Industri: Pendekatan Teknologi Dan Inovasi. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah, 2025.
G. V. Telaumbanua, “Evaluasi Aksesisbilitas Website Eka Hospital Bagi Penyandang Disabilitas,” Filos. Publ. Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, vol. 1, no. 3, pp. 297–302, 2024.
C. A. Raharjo, C. C. Priyatna, R. Y. P. Perwata, and E. Ratnasari, “Analisis aksesibilitas website Shopee Indonesia menggunakan pedoman Web Content Accessibility Guidelines,” Comdent Commun. Student J., vol. 1, no. 2, pp. 340–354, 2023, doi: 10.24198/comdent.v1i2.54287.
Muhamad Thanthawi Jauhari and Yudi Prayudi, “Implementasi Metode Double Diamond Dalam Perancangan Prototipe Aplikasi Sistem Erp Berbasis Website,” AKSELERASI J. Ilm. Nas., vol. 5, no. 1, pp. 85–98, 2023.
A. M. Farhantama and M. M. Mardhia, “Double Diamond Approach for Mobile-based UX: Connecting Students to Professional IT Projects,” J. Inf. Syst. Informatics, vol. 6, no. 2, pp. 937–948, 2024.
C. M. Eide, “Guidelines for including people with cognitive disabilities in the design process-A co-creative design approach.” NTNU, 2023.
J. Janebäck and E. Jonsson, “Designing an activity application for people with cognitive disabilities: What should be considered when designing a UI for people with cognitive disabilities?,” 2020.
N. E. Maknun and W. A. Kusuma, “Pendekatan Metode Double Diamond untuk Meningkatkan Pengalaman Pengguna pada Antarmuka Aplikasi Pendeteksi Penyakit Tanaman Sayuran,” MIND (Multimedia Artif. Intell. Netw. Database), vol. 9, no. 1, pp. 64–77, 2024, [Online]. Available: https://doi.org/10.26760/mindjournal.v9i1.64-77.
X. Zhang, H. Zhang, L. Zhang, Y. Zhu, and F. Hu, “Double-Diamond Model-Based Orientation Guidance,” Sensors, vol. 19, no. 4670, 2019.
Unduhan
Telah diserahkan
Diterima
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta untuk artikel ini ditransfer ke Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi (TEKNOSI) jika dan ketika artikel diterima untuk publikasi. Yang bertanda tangan di bawah ini dengan ini mentransfer setiap dan semua hak di dalam dan ke kertas termasuk tanpa batasan semua hak cipta untuk TEKNOSI. Yang bertanda tangan di bawah ini dengan ini menyatakan dan menjamin bahwa makalah tersebut asli dan bahwa ia adalah pembuat makalah, kecuali untuk bahan yang secara jelas diidentifikasi sebagai sumber aslinya, dengan pemberitahuan izin dari pemilik hak cipta jika diperlukan. Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa ia memiliki kekuatan dan wewenang untuk membuat dan melaksanakan penugasan ini.
Kami menyatakan bahwa:
- Makalah ini belum diterbitkan dalam bentuk yang sama di tempat lain.
- Makalah ini tidak akan dikirimkan di tempat lain untuk publikasi sebelum penerimaan/penolakan oleh Jurnal ini
- Izin hak cipta diperoleh untuk materi yang diterbitkan di tempat lain dan yang memerlukan izin ini untuk reproduksi.
Selanjutnya, Saya/kami dengan ini mentransfer hak publikasi yang tidak terbatas dari makalah yang disebutkan di atas secara keseluruhan kepada TEKNOSI. Transfer hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mendistribusikan artikel, termasuk cetak ulang, terjemahan, reproduksi foto, mikroform, bentuk elektronik (offline, online) atau reproduksi lain yang serupa.
Penulis yang sesuai menandatangani dan menerima tanggung jawab untuk merilis materi ini atas nama setiap dan semua penulis bersama. Perjanjian ini harus ditandatangani oleh setidaknya salah satu penulis yang telah memperoleh persetujuan dari rekan penulis jika berlaku. Setelah pengajuan perjanjian ini ditandatangani oleh penulis yang sesuai, perubahan kepengarangan atau dalam urutan penulis yang tercantum tidak akan diterima.
Hak / Syarat dan Ketentuan yang dipertahankan :
- Penulis memiliki semua hak kepemilikan dalam setiap proses, prosedur, atau artikel manufaktur yang dijelaskan dalam Karya ini.
- Penulis dapat mereproduksi atau mengotorisasi orang lain untuk mereproduksi karya ini atau karya turunannya untuk penggunaan pribadi penulis atau untuk penggunaan perusahaan, dengan ketentuan bahwa sumber dan menyatakan hak cipta dimiliki TEKNOSI, salinan tidak digunakan dengan cara apa pun yang menyiratkan pengesahan TEKNOSI atas suatu produk atau layanan dari pihak mana pun, dan salinannya sendiri tidak ditawarkan untuk dijual.
- Meskipun penulis diizinkan untuk menggunakan kembali semua atau sebagian dari karya ini dalam karya lain, ini tidak termasuk mengabulkan permintaan pihak ketiga untuk mencetak ulang, menerbitkan ulang, atau jenis penggunaan ulang lainnya.











