Sistem Informasi Geografis Menggunakan Multi Criteria Evaluation Untuk Zonasi Wisata Bahari Pantai Rupat

Roni Salambue, Nurdin ., Rangga Putra Pratama, Benny Putra



Abstrak


Pantai Rupat telah ditetapkan sebagai kawasan pariwisata oleh Pemda Kabupaten Bengkalis. Kebijakan strategis Pemda dalam mendukung Pantai Rupat sebagai destinasi wisata bahari adalah dengan membangun infrastuktur akses jalan, dermaga pelabuhan ferry penyeberangan dan penginapan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan zonasi kawasan wisata bahari pada Pantai Rupat menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan adalah metode multi criteria evaluation untuk menganalisa kesesuaian kawasan. Hasil analisis menunjukkan kawasan Teluk Rhu, Tanjung Punak, Putri Sembilan dan Makeruh dikategorikan cukup sesuai sebagai zona wisata bahari pesisir pantai namun kawasan Sungai Cingam dikategorikan sebagai zona yang tidak sesuai. Untuk zona wisata bahari rekreasi pantai kawasan Teluk Rhu, Tanjung Punak dan Makeruh dikategorikan sebagai zona yang sesuai, kawasan Sungai Cingam dikategorikan sebagai zona yang cukup sesuai dan kawasan Putri Sembilan dikategorikan sebagai zona yang tidak sesuai

Kata Kunci


sistem informasi geografis, multi criteria evaluation, zona, wisata bahari, pantai rupat


Teks Lengkap:

PDF


Referensi


Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bengkalis 2010 - 2015. 2011.

A. R. Tanaamah, R. Wardoyo, F. T. Informasi, U. Kristen, S. Wacana, and J. Diponegoro, “Perancangan Dan Implementasi Webgis Pariwisata Kabupaten Sumba Timur,” J. Inform., vol. 9, pp. 150–158, 2008.

Y. Yulius, H. L. Salim, M. Ramdhani, T. Arifin, and D. Purbani, “Aplikasi Sistem Informasi Geografis Dalam Penentuan Kawasan Wisata Bahari Di Pulau Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi,” Maj. Ilm. Globe, vol. 15, no. 2, pp. 129–136, 2013.

M. J. Elly, “Rencana Pengembangan Wisata Bahari di Kawasan Perairan Teluk Lada, Banten Dengan Pendekatan Sistem Informasi Geografis,” IPB, 2006.

Y. Fauzi, B. Susilo, and M. Mayasari, “Analisis Kesesuaian Lahan Wilayah Pesisir Kota Bengkulu Melalui Perancangan Model Spasial dan Sistem Informasi Geografis (SIG),” Forum Geogr., vol. 23, no. 2, pp. 101–111, 2009.

M. S. Hossain, S. R. Chowdhury, N. G. Das, and M. M. Rahaman, “Multi-criteria evaluation approach to GIS-based land-suitability classification for tilapia farming in Bangladesh,” Aquac. Int., vol. 15, no. 6, pp. 425–443, 2007.

B. Feizizadeh and T. Blaschke, “Land suitability analysis for Tabriz County, Iran: a multi-criteria evaluation approach using GIS.,” J. Environ. Plan. Manag., vol. 56, no. 1, pp. 1–23, 2013.

M. Tahri, M. Hakdaoui, and M. Maanan, “The evaluation of solar farm locations applying Geographic Information System and Multi-Criteria Decision-Making methods: Case study in southern Morocco,” Renew. Sustain. Energy Rev., vol. 51, pp. 1354–1362, 2015.

K. N. L. Hidup, Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 Tentang Baku Mutu Air Laut. Jakarta, vol. 0. 2004.

B. Ratnasari, Arlina; Nirmala, Kukuh; Budiman, Syarif ; Emiyati; Hasyim, “Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Untuk Penentuan Lokasi Budidaya Rumput Laut di Perairan Teluk Gerupuk, Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat,” Semin. Nas. Penginderaan Jauh, pp. 710–720, 2014.


Artikel Statistik

Abstrak telah dilihat : 401 kali
PDF telah dilihat : 325 kali

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Alamat Redaksi :
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi
Universitas Andalas
Kampus Limau Manis, Padang 25163, Sumatera Barat

email: teknosi@fti.unand.ac.id

  Jumlah Pengunjung :

 

Creative Commons License
This work by si.fti.unand.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.